Tampilkan postingan dengan label Syaraf. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Syaraf. Tampilkan semua postingan
Anak Autis: Syaraf dan otak anak autis.
Mungkin sepintas kita melihat anak autis adalah anak yang tidak memiliki kemampuan nalar dan pelogikaan yang sangat lemah, namun apakah benar demikian hakekatnya? Hal ini adalah persepsi salah yang sering berkembang dimasyrakat termasuk orang tua dari anak autis itu sendiri sehingga mereka malah mensia-siakan apa yang ada pada anak autis tersebut karena dianggap diluar kewajaran. Meski memiliki gangguan dalam komunikasi, perkembangan mental dan sosial anak autis mempunyai banyak kelebihan. Anak autis memiliki bobot otak yang lebih besar dan jumlah sel saraf otak prefrontal 67 persen lebih banyak daripada anak-anak normal.
Itulah yang membuat anak autis banyak yang cerdas di atas rata-rata meskipun mengalami gangguan perkembangan yang ditandai dengan adanya masalah pada interaksi sosial, komunikasi verbal dan nonverbal, serta ketertarikan dan perilaku yang terbatas.
Anak-anak autis diketahui memiliki gangguan saraf, termasuk di daerah korteks prefrontal yang berperan dalam komunikasi, perkembangan mental, dan sosial. Untuk lebih detail mengenai anak autis , silahkan anda baca disini.
Langganan:
Postingan (Atom)
